Get me outta here!

Jumat, 15 November 2019

Kenali Ciri-ciri Difteri dan Lakukan Pengobatan Secepatnya untuk Hasil yang Optimal

Difteri merupakan sebuah penyakit yang belakangan ini cukup mewabah di Indonesia, bahkan memakan cukup banyak korban jiwa yang mayoritasnya adalah anak-anak. Penyakit yang menyerang saluran pernapasan dan juga penggorokan ini dipicu oleh infeksi dari bakteri Corynebacterium, bakteri ini biasanya ditularkan dari udara dan juga pemakaian benda-benda pribadi. Sehingga penyebarannya juga terbilang sangat cepat atau mudah. Ciri-ciri difteri. ini juga sering kali tidak disadari, bahkan kenyamanan diantaranya yang menganggap sebagai penyakit flu dan radang biasa, padahal jika seandainya tidak segera diobati maka bisa memicu kondisi yang lebih serius.

Kebanyakan diantara penderita difteri yang meninggal dunia tersebut memang disebabkan langkah pertolongan terlambat, sehingga menyebabkan toksin atau racun yang diproduksi oleh bakteri penyebabnya sudah memenuhi dan merusak beberapa organ tubuh yang vital, seperti diantaranya adalah paru-paru sampai dengan jantung, untuk itulah sebenarnya sangat penting bagi siapa saja untuk mengenal gejala awal dari penyakit difteri ini, jangan diremehkan, berikut ini diantaranya:

Kenali Ciri-ciri Difteri dan Lakukan Pengobatan Secepatnya untuk Hasil yang Optimal

  1. Tenggorokan terasa sakit dan serak, bahkan dilapisi dengan selaput tebal yang memiliki warna keabu-abuan, selaput ini sebenarnya adalah toksin yang diproduksi oleh Corynebacterium tersebut, sehingga jika dibiarkan terlalu lama sudah pasti berbahaya, karena kondisi selaput lama kelamaan akan mengalami penebalan.
  2. Pembengkakan yang terjadi pada kelenjar yang ada di bagian leher, sehingga salah satu bagian leher ukurannya tampak membesar.
  3. Masalah yang terjadi pada pernapasan, khususnya ketika digunakan untuk menelan maka akan terasa sangat sakit.
  4. Keluar cairan dari hidung dan juga ngiler, keluarnya cairan ini memang tidak dapat dikendalikan sendiri.
  5. Demam, terjadi peningkatan suhu badan pada penderitanya, namun penderita difteri justru akan merasakan tubuh kedinginan atau menggigil.
  6. Batuk, batuk yang dialami oleh penderita difteri ini adalah batuk keras dan disertai dengan rasa sakit.
  7. Rasa tidak nyaman pada tubuh.
  8. Perubahan pada penglihatan, jika seandainya dibiarkan terlalu lama, maka akan menyebabkan penderitanya mengalami masalah pada penglihatan disebabkan oleh toksin dan bakteri penyebab difteri tersebut.
  9. Penderita juga akan berbicara melantur tanpa disadari.
  10. Terdapat tanda-tanda shock, diantaranya adalah kulit berubah menjadi pucat warnanya dan juga suhu lebih dingin, jantung berdebar dengan cepat dan juga keluarnya keringat berlebih.
Jika sudah mulai dirasakan gejala-gejala dari penyakit berbahaya tersebut sangat disarankan bagi Anda untuk melakukan pengobatan. Berikut ini diantaranya pertolongan pertama yang harus Anda lakukan pada pasien penderita difteri, sehingga tidak sampai menyebabkan komplikasi atau masalah yang lebih serius, yaitu :

  1. Segera bawa ke dokter, disana nantinya dokter akan memberikan antioksidan yang mencegah perkembangan bakteri, juga berusaha untuk mengeluarkan toksin atau racun yang sudah dihasilkan oleh bakteri penyebab difteri ini.
  2. Jika seandainya pasien diperkenalkan dibawa ke rumah, maka berikut ini diantaranya langkah-langkah pengobatan yang dapat dilakukan, dengan membiarkannya istirahat secara total, batasi aktivitas yang membuat jantung harus bekerja dengan keras. Ada baiknya juga untuk mengisolasi pasien dari difteri ini, dengan tujuan agar tidak menyebarkan penyakit tersebut ke orang lain.

Sekarang ini juga sudah ada vaksinasi yang ditujukan untuk mencegah penyakit difteri, Anda bisa melakukannya di rumah sakit terdekat. Sehingga bisa terhindar dari masalah kesehatan berbahaya tersebut. Pastikan juga untuk menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal dan menjaga higienitas makanan yang dikonsumsi agar bisa terhindar. Kenali ciri-ciri difteri dan segera lakukan pengobatan agar hasilnya lebih optimal.