Get me outta here!

Rabu, 11 September 2019

Mengenal Startup Indonesia

Startup adalah bisnis yang belum lama beroperasi, dapat juga dikatakan sebagai perusahaan rintisan. Kata startup merupakan serapan dari bahasa Inggris yang berarti tindakan atau proses memulai sebuah organisasi baru atau sebuah bisnis. Ada juga yang berpendapat bahwa perusahaan tersebut adalah perusahaan-perusahaan yang baru didirikan dan berada dalam fase pengembangan dan penelitian dalam rangka mencari target pasar yang tepat.

Mengenal Startup Indonesia

Karakteristik
Perusahaan startup tidak selalu identik dengan dunia digital, masih ada perusahaan yang masih menggunakan cara tradisional dalam menjalankan bisnisnya. Namun, yang belakangan terdengar derunya memang startup yang berkaitan dengan dunia digital. Karakteristik perusahaan startup adalah sebagai berikut:

1.    Usia Perusahaan
Usia perusahaan biasanya masih seumur jagung, atau belum terlalu lama berdiri. Perusahaan dengan umur di bawah tiga tahun masih dapat dikatakan sebagai perusahaan rintisan.


2.    Jumlah Karyawan
Jumlah karyawan perusahaan rintisan biasanya memang hanya sedikit untuk meminimalisir biaya pada awal berdirinya perusahaan. Seiring berkembangnya waktu, maka jumlay karyawan akan semakin bertambah. Namun, dengan kemajuan teknologi, karyawan yang dibutuhkan di dalam perusahaan tersebut tidak akan terlalu banyak.

3.    Sumber Daya Manusia Multitalenta
Karena keterbatasan perusahaan di awal perjalanan, biasanya karyawan yang dimiliki akan dimaksimalkan potensinya sehingga para karyawan perusahaan rintisan inipun biasanya memiliki talenta beragam baik yang berkaitan maupun tidak. Seperti desainer yang merangkap copy writer, atau ahli IT yang merangkap sebagai admin.

Selain itu, perusahaan startup juga gencar mencari dan dicari investor. Dari sisi pemilik bisnis, bantuan kucuran dana dari investor akan membantu memperlancar jalannya perusahaan tersebut. Dari sisi investor, mereka mengharapkan keuntungan yang besar apabila mendanai perusahaan yang tepat. Biasanya para investor sering mengadakan pameran UKM dan startup untuk mencari perusahaan-perusahaan yang berpotensi melejit di kemudian hari. Pemilik usaha pun berlomba-lomba membuat rancangan bisnis yang ciamik dan menarik perhatian investor agar perusahaannya dibiayai oleh para investor ternama. Mengingat perusahaan rintisan biasanya belum memenuhi syarat untuk meminjam ke bank, maka mereka mengandalkan keberadaan pemodal ventura yang melakukan investasi dengan cara penyertaan modal langsung ke dalam perusahaan dan biasanya tidak memiliki syarat yang berbelit seperti bank.

Perusahaan rintisan yang dicari adalah perusahaan yang memiliki terobosan baru di dalam bidang teknologi, sebab perusahaan dengan fokus tersebut dianggap berpotensi cukup besar di lima sampai sepuluh tahun ke depan. Derasnya gelombang perkembangan teknologi mendorong para pengusaha dan investor berlomba-lomba dan bekerja sama dalam mencari keuntungan. Seiring berjalannya waktu, semakin banyak perusahaan rintisan yang berdiri di tanah air kita mencakup keseluruhan tema bisnis mulai dari pangan hingga teknologi terkini. Semoga perkembangan startup di Indonesia semakin maju.