Get me outta here!

Selasa, 14 November 2017

Cara Desain Web

Tampilan web bukan sekedar memberi sentuhan artistik penuh kosmesik untuk memanjakan mata pengunjung. Perlu lebih dari itu untuk memancing pengunjung masih kembali serta kembali lagi. Serta pastinya bukan maksud utk menggurui, tetapi disini saya bakal barbagi trik menuju nirvana tampilan template.

Cara Desain Web

1. Tujuan serta sasaran
apa tujuan kamu mendirikan tampilan web terjangkau serta mentampilannya sendiri? Untuk keluarga, sekedar kegemaran, mencari uang alias portfolio digital? Apakah kamu memiliki argumen yang kuat untuk mencapai tujuan anda? Bagaimana dengan target pengunjung anda? Abg, pecinta binatang alias kutu buku yang kacamatanya setebal pantat botol? Semua ini merupakan langkah paling penting dalam tampilan web kamu nantinya. Tentukan target serta tujuan yang tentu serta masih fokus pada jalur!

2. Kesan pertama, begitu menggoda…
maaf ini bukan iklan, tapi ini juga berlaku pada tampilan web. Tampilan yang keren bukan berarti web yang “fancy”, “bling-bling” (gemerlap) dengan foto/animasi serta warna yang flashy plus teknologi tampilan template terkini. Tampilan yang keren merupakan perpaduan dari konsistensi, kemudahan, proposional.Konsistensi dalam rancang awal tampilan web terjangkau kamu sangat penting. Apabila kamu membagi halaman web kamu menjadi 2 kolom, yang kiri untuk navigasi serta yang kanan untuk isi maka tampilanlah dengan rancang awal semacam itu untuk seluruh halaman anda. Bila kamu menggunakan font “georgia” di isi halaman maka gunakanlah untuk setiap halaman yang ada. Begitu juga dengan link, header title serta lain-lain

3. Content, content, content!
Tidak ada yang lebih penting dari suatu  website web tidak hanya tampilan web template alias isi. Tampilan yang keren bakal sia-sia bila isinya tak sesuai harapan. Ibarat sampul keren tapi isi buku. Usahakan untuk masih kis (keep it simple) , to-the-point serta orang dapat mengenal isi website kamu dalam 10 detik.Gabungkan isi yang bertopik sama ke dalam tahap yang sama lalu atur isi halaman ke bentuk web template yang lebih sederhana, mudah serta enak dibaca.Pengunjung selektif bakal mengutamakan isi daripada tampilan web template visual. Inilah “the power of content”. Salah satu contoh merupakan www.drudgereport.com website dengan tampilan yang relatif “berantakan” tapi memiliki google pagerank 7